Diposting pada 03-05-2025
Kulit tas sintetis merupakan bahan buatan yang dibuat untuk meniru rupa dan tekstur kulit asli. Umumnya, material ini terbuat dari plastik seperti poliuretan (PU) atau polivinil klorida (PVC) yang dibuat menyerupai serat dan permukaan kulit hewan. Tidak seperti kulit asli yang berasal dari hewan dan memerlukan proses penyamakan, kulit sintetis tidak menggunakan bahan organik, sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak merugikan hewan.
Banyak orang memilih kulit sintetis karena harganya yang lebih ekonomis, bebas dari unsur hewani, serta tampilannya yang kini semakin menyerupai kulit asli berkat kemajuan teknologi. Di samping itu, perawatannya relatif lebih mudah dan tahan terhadap kelembapan. Tak heran kalau kulit sintetis sering digunakan sebagai bahan tas.
Pada artikel ini, Salman akan membahas apa itu bahan tas kulit sintetis, cara pembuatan, hingga perawatan. Silahkan simak pada artikel di bawah ini.
Mungkin kamu bertanya-tanya, apa perbedaan tas kulit dan sintetis bukan? Sebenarnya, tas kulit sintetis telah menjadi pilihan banyak orang sebagai pengganti tas kulit asli karena beberapa kelebihan yang dimiliki. Tas ini dibuat dari bahan poliuretan (PU) atau polivinil klorida (PVC). Bahan ini menghasilkan permukaan tas yang mirip kulit.
Berbeda dengan tas kulit asli, tas sintetis memiliki beberapa model, warna, dan ukuran. Menariknya lagi, tas sintetis harganya lebih terjangkau, lebih tahan air dan noda, dan juga lebih ramah hewan karena tidak menggunakan kulit binatang. Tak heran kalau banyak orang mencari kulit sintetis di toko bahan Jogja.
Meski memiliki harga terjangkau, kita perlu memperhatikan perawatan tas kulit yang tepat. Berikut adalah beberapa tips merawat tas kulit sintetis bagi kamu pemilik usaha atau kolektor tas.
Sebisa mungkin, jauhkan tas kulit sintetis dari paparan sinar matahari langsung, terutama dalam waktu yang lama. Panas matahari bisa bikin kulit tas jadi mengembang, kering, bahkan retak. Kalau terus-terusan kena panas, retakannya bisa mengelupas dan merusak tas. Selain itu, warna tas juga bisa cepat pudar karena sinar matahari.
Membersihkan tas kulit sintetis terbilang sangat penting. Idealnya, bersihkan tas seminggu sekali kalau sering dipakai, atau sebulan sekali kalau lebih sering disimpan. Caranya, pakai kain microfiber lembut yang sedikit dibasahi air, lalu usap perlahan permukaan tas sampai debunya hilang.
Untuk noda yang bandel, kamu dapat mencampur air dengan sabun lembut, baru tuang ke kain microfiber. Ingat, hindari tisu basah yang mengandung alkohol karena bisa bikin kulit tas kering dan mengelupas.
Cara menyimpan tas juga berpengaruh ke awetnya, lho. Jangan ditumpuk biar hemat tempat, tapi simpan tas dalam posisi berdiri dan tertata rapi di rak atau lemari. Menumpuk tas bisa mengubah bentuk aslinya. Menggantung tas juga sebaiknya dihindari karena bisa bikin tali atau pegangannya meregang dan mudah terkelupas. Biar bentuk tas tetap bagus, tambahkan isian seperti busa atau kain di dalamnya saat disimpan.
Menjaga tas kulit sintetis tetap kering itu penting untuk mencegah tumbuhnya jamur. Pastikan rak atau lemari penyimpanan tas selalu kering dan rutin dibersihkan. Kalau perlu, gunakan silica gel di dalam tas untuk menyerap kelembapan berlebih. Kalau tas terkena air, segera keringkan dengan kain lembut secara perlahan. Hal yang sama berlaku setelah membersihkan tas, pastikan sudah benar-benar kering sebelum disimpan kembali.
Jujur saja, siapa yang terbiasa membawa lipstik, blush on, atau cushion dalam satu tas? Daripada meninggalkan bekas noda di tas dan sulit dibersihkan, sebaiknya kamu menyimpan barang tersebut dalam pouch. Cara ini membantu mencegah kotoran menempel langsung pada bagian dalam tas.
Itulah beberapa cara perawatan bahan tas sintetis. Bagi Sobat Liman yang gemar mengoleksi tas atau memproduksi tas sendiri, kamu dapat menemukan bahan tas di toko Liman Jogja.
Saat ini tak perlu bingung mencari bahan tas sintetis. Kamu bisa mendapatkan produk dengan mengunjungi website resmi Liman. Untuk pemesanan kamu bisa langsung hubungi nomor Whatsapp setiap cabang toko Liman, seperti berikut ini: